Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Demak pada Sabtu, 25 April 2026, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan berbasis keberlanjutan melalui kegiatan inovasi peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 2. Dalam kegiatan tersebut, para peserta magang menggagas dan mengimplementasikan inovasi bertajuk “Binazyme: Pengolahan dan Pemanfaatan Sampah Dapur Menjadi Cairan Pembersih sebagai Upaya Mendukung Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan”. Program ini difokuskan pada pelatihan langsung kepada warga binaan dalam mengolah limbah organik dapur menjadi produk bernilai guna.
Kegiatan pelatihan berlangsung secara interaktif dengan pendekatan praktik langsung, di mana warga binaan diajarkan proses fermentasi sampah organik menggunakan bahan sederhana yang mudah diperoleh. Hasil dari proses tersebut berupa cairan pembersih alami yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi produk kemandirian bagi warga binaan. Inovasi ini dinilai mampu menjawab dua tantangan sekaligus, yakni pengelolaan limbah dapur di dalam rutan serta peningkatan keterampilan produktif warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Demak, Kasno, menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang diinisiasi oleh peserta magang tersebut. “Kami sangat mendukung kegiatan yang memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi peningkatan kualitas pembinaan warga binaan. Inovasi Binazyme ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berwawasan lingkungan, ” ujar Kasno. Ia juga berharap program serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari transformasi pembinaan yang adaptif dan berkelanjutan.

Updates.