Rudem Tutup 2025 dengan Evaluasi Kinerja dan Penetapan Resolusi 2026

    Rudem Tutup 2025 dengan Evaluasi Kinerja dan Penetapan Resolusi 2026

    Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Demak pada Rabu, 31 Desember 2025, menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) capaian kinerja tahun 2025 sekaligus penyusunan resolusi kerja tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula Rutan Demak ini dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas IIB Demak, para Kepala Sub Seksi, serta pegawai Rutan Demak sebagai bentuk refleksi dan penguatan kinerja menjelang pergantian tahun.

    Acara diawali dengan pemaparan materi capaian kinerja oleh masing-masing sub seksi, yakni Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Sub Seksi Pengelolaan, dan Sub Seksi Keamanan. Setiap sub seksi menyampaikan evaluasi pelaksanaan tugas selama tahun 2025, termasuk capaian, kendala, serta rencana perbaikan ke depan. Pemaparan ini menjadi bahan penting dalam menilai efektivitas program kerja sekaligus menyusun strategi yang lebih optimal untuk tahun 2026.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan evaluasi langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Demak, Hemu. Dalam arahannya, Hemu menekankan pentingnya evaluasi sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme pegawai. “Monitoring dan evaluasi ini bukan sekadar menilai apa yang telah kita capai, tetapi menjadi momentum untuk berbenah dan menyusun resolusi yang lebih baik di tahun 2026. Saya berharap seluruh jajaran dapat terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memperkuat sinergi demi mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin prima, ” tegasnya.

    rutandemak kemenimipas
    Sri Setyo Lestari

    Sri Setyo Lestari

    Artikel Sebelumnya

    Dandim 0716/Demak Pimpin Acara Pelepasan...

    Artikel Berikutnya

    Refleksi Akhir Tahun Kanwil Ditjenpas Jateng,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    Ikuti Kami